Apa itu Email Marketing? Ini Contoh Strateginya

By adm-tap-1
Apa itu Email Marketing

Email marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang menggunakan email sebagai alat untuk mengirimkan pesan promosi atau informasi kepada pelanggan atau calon pelanggan. Dengan email marketing, bisnis dapat dengan mudah menjangkau audiens yang tertarget dan meningkatkan brand awareness serta penjualan.

Untuk membuat strategi email marketing yang efektif, pertama-tama perlu ditentukan target audiens yang akan dituju. Kemudian, pesan yang akan dikirim harus disesuaikan dengan kebutuhan dan minat audiens tersebut. Selain itu, jadwal pengiriman email juga perlu diatur dengan baik agar tidak mengganggu aktivitas audiens.

Apa Itu Email Marketing?

Email marketing adalah salah satu cara untuk mengirimkan pesan promosi atau informasi ke pelanggan melalui email. Ini merupakan salah satu bentuk dari pemasaran digital yang efektif dan terukur. Email marketing dapat digunakan untuk menjangkau audiens yang sudah ada atau menarik pelanggan baru.

Untuk melakukan email marketing, Anda perlu membuat daftar email pelanggan yang tersegmentasi sesuai dengan minat, demografi, dan perilaku mereka. Kemudian, Anda dapat mengirimkan email promosi atau informasi yang relevan kepada pelanggan tersebut. Email marketing dapat menjadi cara yang efektif untuk membangun hubungan dengan pelanggan dan meningkatkan penjualan. Namun, penting untuk memastikan bahwa Anda hanya mengirimkan email kepada orang-orang yang sudah memberikan izin untuk menerima email promosi dari Anda, karena tidak ingin mengganggu atau mengeluarkan pelanggan potensial.

Kapan email marketing ditemukan?

Email marketing mulai populer pada akhir 1990-an, ketika banyak perusahaan mulai menggunakan email sebagai cara untuk mengirimkan pesan promosi kepada pelanggan. Namun, sebenarnya teknologi email telah ada sejak 1970-an, ketika Ray Tomlinson mengembangkan email pertama pada tahun 1971. Pada awalnya, email hanya digunakan oleh para ilmuwan komputer untuk berkomunikasi satu sama lain, tapi seiring waktu, email mulai digunakan secara luas oleh orang-orang di seluruh dunia untuk berbagai keperluan, termasuk untuk mengirimkan pesan promosi kepada pelanggan.

Jadi, meskipun email marketing mulai populer pada akhir 1990-an, teknologi email itu sendiri telah ada selama beberapa dekade sebelumnya.

Lantas mengapa Email Marketing Penting?

Email marketing penting karena memberikan banyak manfaat bagi perusahaan atau organisasi yang menggunakannya. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa email marketing penting:

Biaya efektif: Email marketing merupakan salah satu cara pemasaran yang paling biaya efektif. Anda dapat mengirimkan email ke ribuan pelanggan dengan biaya yang sangat kecil.

Tingkat respons tinggi: Email marketing memiliki tingkat respons yang tinggi, terutama jika Anda mengirimkan email ke audiens yang tepat.

Dapat diukur: Anda dapat dengan mudah mengukur efektivitas email marketing Anda dengan menggunakan alat seperti tingkat terbuka, klik, dan penjualan. Ini membantu Anda mengetahui apa yang bekerja dan apa yang tidak, sehingga Anda dapat menyesuaikan strategi Anda sesuai dengan hasil yang Anda dapatkan.

Dapat disesuaikan: Anda dapat dengan mudah menyesuaikan email marketing Anda sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan tujuan Anda. Anda dapat menggunakan segmentasi audiens untuk mengirimkan pesan yang lebih relevan kepada pelanggan, atau menguji versi email yang berbeda untuk menentukan mana yang paling efektif.

Dapat membangun hubungan: Email marketing dapat membantu Anda membangun hubungan dengan pelanggan Anda dengan mengirimkan pesan yang bermanfaat dan relevan. Ini dapat meningkatkan loyalitas pelanggan dan meningkatkan penjualan.

Strategi Email Marketing

Berikut ini adalah contoh strategi email marketing yang dapat Anda terapkan:

  1. Segmentasi audiens: Buat daftar email pelanggan yang tersegmentasi sesuai dengan minat, demografi, dan perilaku mereka. Ini akan membantu Anda mengirimkan pesan yang lebih relevan kepada mereka.
  1. Buat subject line yang menarik: Subject line adalah baris pertama yang terlihat oleh pelanggan saat menerima email. Buat subject line yang menarik dan efektif agar pelanggan tertarik untuk membuka email Anda.
  1. Gunakan personalisasi: Gunakan nama pelanggan atau informasi lainnya yang Anda miliki tentang mereka dalam email Anda untuk membuat pesan yang lebih personal.
  1. Sesuaikan dengan perangkat seluler: Pastikan bahwa email Anda terlihat baik di perangkat seluler, karena sebagian besar orang menggunakan ponsel untuk membaca email.
  1. Test A/B: Uji dua versi email yang berbeda untuk menentukan mana yang lebih efektif. Misalnya, Anda dapat menguji subject line yang berbeda atau menggunakan gambar yang berbeda dalam email.
  1. Sesuaikan dengan tingkat frekuensi: Tentukan tingkat frekuensi yang tepat untuk mengirimkan email kepada pelanggan. Jangan terlalu sering sehingga mengganggu mereka, tapi juga jangan terlalu jarang sehingga mereka lupa tentang Anda.
  1. Gunakan call-to-action yang kuat: Buat tautan atau tombol call-to-action yang mudah ditemukan dan jelas, agar pelanggan tahu apa yang harus mereka lakukan setelah membaca email Anda.

Regulasi Email yang Harus Diketahui

Beberapa regulasi yang harus diikuti saat melakukan email marketing adalah:

CAN-SPAM Act: CAN-SPAM Act merupakan undang-undang yang mengatur email marketing di Amerika Serikat. Undang-undang ini menetapkan standar yang harus diikuti saat mengirimkan email promosi, termasuk memastikan bahwa email Anda memiliki subject line yang jelas, tidak menyamar sebagai email non-promosi, dan menyertakan cara untuk berhenti berlangganan.

General Data Protection Regulation (GDPR): GDPR merupakan regulasi yang mengatur penggunaan data pribadi di Uni Eropa. Jika Anda mengirimkan email ke pelanggan di Uni Eropa, Anda harus memastikan bahwa Anda memenuhi persyaratan GDPR, termasuk meminta izin pelanggan untuk menerima email promosi dari Anda dan memberikan mereka akses ke data pribadi yang Anda miliki tentang mereka.

Data Protection Act: Data Protection Act merupakan regulasi yang mengatur penggunaan data pribadi di Inggris. Seperti GDPR, jika Anda mengirimkan email ke pelanggan di Inggris, Anda harus memastikan bahwa Anda memenuhi persyaratan Data Protection Act.

Privacy and Electronic Communications Regulations: Privacy and Electronic Communications Regulations merupakan regulasi yang mengatur penggunaan email dan komunikasi elektronik lainnya di Inggris dan Uni Eropa. Regulasi ini menetapkan standar yang harus diikuti saat mengirimkan email promosi, termasuk meminta izin pelanggan untuk menerima email promosi dari Anda.

Untuk menjadi compliant dengan regulasi-regulasi ini, Anda harus memastikan bahwa Anda hanya mengirimkan email kepada orang-orang yang sudah memberikan izin untuk menerima email promosi dari Anda, dan Anda harus memberikan mereka cara untuk berhenti berlangganan jika mereka ingin berhenti menerima email dari Anda. Juga penting untuk memastikan bahwa email Anda tidak menyamar sebagai email non-promosi dan memiliki subject line yang jelas

Tips Menghindari Email Masuk Spam

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menghindari email Anda masuk ke folder spam:

Gunakan subject line yang jelas dan tidak menyesatkan: Subject line yang jelas dan tidak menyesatkan akan membantu pelanggan mengetahui apa yang terdapat dalam email Anda, sehingga mereka akan lebih tertarik untuk membukanya.

Hindari menggunakan kata-kata spam trigger: Ada beberapa kata-kata yang sering digunakan oleh spammer yang dapat menyebabkan email Anda masuk ke folder spam. Hindari menggunakan kata-kata tersebut dalam subject line atau isi email Anda.

Gunakan nama domain yang terpercaya: Gunakan nama domain yang terpercaya, seperti nama domain perusahaan Anda, untuk mengirimkan email. Ini akan membantu mengurangi kemungkinan email Anda masuk ke folder spam.

Gunakan alamat IP yang bersih: Pastikan bahwa alamat IP yang Anda gunakan untuk mengirimkan email tidak terdaftar sebagai alamat IP spammer. Ini akan membantu menghindari email Anda masuk ke folder spam.

Gunakan email list yang bersih: Gunakan email list yang bersih, yaitu hanya terdiri dari orang-orang yang sudah memberikan izin untuk menerima email promosi dari Anda. Ini akan membantu mengurangi kemungkinan email Anda masuk ke folder spam.

Pastikan email Anda terlihat baik di perangkat seluler: Banyak orang menggunakan ponsel untuk membaca email, jadi pastikan bahwa email Anda terlihat baik di perangkat seluler. Ini akan membantu mengurangi kemungkinan email Anda masuk ke folder spam.

Kesimpulan

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa email marketing merupakan strategi pemasaran yang menggunakan email sebagai alat untuk mengirimkan pesan promosi atau informasi kepada pelanggan atau calon pelanggan. Email marketing dapat menjadi cara yang efektif untuk menjangkau audiens yang tertarget, meningkatkan brand awareness, dan meningkatkan penjualan.

Untuk membuat strategi email marketing yang efektif, perlu ditentukan target audiens yang akan dituju dan disesuaikan dengan kebutuhan dan minat audiens tersebut. Selain itu, jadwal pengiriman email juga perlu diatur dengan baik agar tidak mengganggu aktivitas audiens.